Terdepan dalam Pelayanan Kesehatan
Perempuan, Perinatal dan Anak

RSAB Harapan Kita

  • Home
  • Berita
  • Acara
  • Penyuluhan Manajemen Asi Perah dalam rangka kegiatan PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit)

Penyuluhan Manajemen Asi Perah dalam rangka kegiatan PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit)

Jakarta, Kamis 14 September 2017, RSAB Harapan Kita mengadakan kegiatan penyuluhan rutin dalam rangka kegiatan PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit). Topik yang disampaikan oleh Siti Rosidah Iis, Skep yang tergabung dengan team KP-ASI RSAB Harapan Kita adalah Manajemen ASI Perah yang diselenggarakan mulai pukul 12.00 sampai dengan 13.30 WIB, kegiatan edukasi ini di lakukan di ruang Pertemuan Seruni lantai 2 (ruang NICU).

Edukasi yang disampaikan adalah menjelaskan kepada pasien kegunaan daripada memerah susu, bagaimana cara memerah susu, penyimpanan ASI perah dan cara memberikan ASI perah. Manajemen ASI perah penting sekali, karena ASI yang sudah diperah akan terbuang sia-sia jika kita tidak mengetahui bagaimana cara penyimpanannya.

Dalam edukasinya, Siti Rosidah menjelaskan, air susu ibu perah atau ASIP didapatkan dengan cara memeras ASI dari payudara untuk kemudian ditempatkan dalam  wadah-wadah untuk nantinya diberikan kepada bayi. ASI perah umumnya diberikan ketika Anda berada berjauhan dalam waktu lama dari bayi, misalnya saat anda pergi bekerja di kantor. Memeras ASI juga diperlukan saat payudara anda terasa penuh, tapi Anda sedang tidak bersama bayi. ASI perah ini juga dapat dicampur bersama makanan bayi untuk memperlancar pencernaan. Di hari-hari pertama melahirkan, memerah ASI biasanya perlu untuk mencegah atau mengurangi payudara yang bengkak. Selain itu memerah ASI di hari-hari pertama juga bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI jika bayi masih jarang menyusu. Setelah kegiatan menyusui berjalan lancar, produksi ASI akan sesuai dengan kebutuhan bayi, selama Bunda selalu menyusui sesuai keinginan bayi.

Memberikan ASI perah pada bayi dapat dilakukan baik dengan botol maupun cangkir khusus bayi (cup feeder). Namun jika sang ibu sudah berada bersama bayi, sebaiknya tetap kondisikan bayi untuk langsung menyusu untuk merangsang kelancaran produksi air susu ibu. ASI perah yang dikelola dengan baik dapat menjadi solusi bagi ibu pekerja yang ingin terus memberikan ASI pada buah hati.

Kegiatan ini dihadiri oleh 15 peserta yang kebetulan anaknya sedang di rawat di ruang NICU dan butuh bimbingan mengenai seputar ASI. Peserta terlihat sangat antusias, karena masing  - masing dari mereka diberikan kesempatan untuk bertanya , sharing dan diskusi tentang topic yang sedang dibahas.

Jadi, manajemen ASI adalah bukan soal banyak sedikitnya stok di freezer yah Bunda .Tapi bagaimana mengatur perputaran ASIP supaya pemenuhan nutrisi baby paling mendekati dengan kualitas ASI langsung dari susu ibu.Yuk dahulukan ASIP fresh untuk konsumsi baby.

Salam sehat dan selalu semangat……………….

PKRS RSAB Harapan Kita