Terdepan dalam Pelayanan Kesehatan
Perempuan, Perinatal dan Anak

Mengontrol Menstruasi Bagi Calon Jemaah Haji & Umroh

Jakarta, 01 Agustus 2019. Telah berlangsung kemarin, 31 Juli 2019 Talkshow Kesehatan berupa siaran di Radio Kesehatan milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tema yang dibahas saat itu adalah bagaimana mengatur siklus haid bagi para muslimah yang akan berangkat ke tanah suci. dr. M. Ilhamy Setyahadi, SpOG (K) menjadi narasumber yang mengisi edukasi tersebut. Siaran ini berlangsung 1 jam, mulai pukul 09.00 – 10.00 WIB.

Berangkat ke tanah suci untuk beribadah haji/umroh merupakan impian semua umat muslim. Ketika waktunya tiba, banyak hal yang harus dipersiapkan. Salah satu persiapan yang perlu dilakukan oleh kaum wanita menjelang berangkat haji/umroh adalah mengatur siklus, agar lancar mengikuti semua kegiatan beribadah. Kalau tidak diatur, maka tentu saja akan membatasi kegiatan kaum wanita di Tanah Suci. Beberapa kegiatan seperti thawaf, shalat dan membaca Al Quran tidak boleh dilakukan saat perempuan sedang mendapatkan siklus bulanan.

Siklus menstruasi yang menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian jemaah perempuan selama berhaji/umroh, dapat dikendalikan supaya tidak sampai mengganggu pelaksanaan beribadah. Ilhamy menjelaskan bahwa pengaturan siklus haid dilakukan minimal 3 bulan sebelum keberangkatan. Mengatur siklus haid dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni dengan cara memajukan dan menunda. Memajukan haid bisa diterapkan bagi wanita yang memiliki siklus haid yang teratur. Sedangkan untuk menunda haid, dapat menggunakan pil progesteron atau pil kombinasi. Penggunaan obat-obatan ini tentunya harus di bawah pengawasan dokter.

“Penggunaan obat – obatan ini tidak menganggu kesuburan seorang wanita, selama berada dibawah pengawasan dokter, khususnya dokter kebidanan”. Ilhamy menambahkan. Efek samping dari penggunaan obat – obatan ini pun pada setiap orang berbeda – beda, efek yang ditimbulkan biasanya seperti mual, muntah, pusing, edema dan migrain. Perlu diperhatikan bahwa pengaturan haid sifatnya hanya sementara untuk kebutuhan jangka pendek, misalnya untuk memperlancar ibadah haji dan hal – hal lain yang memang diperlukan.

Diakhir talkshow, Ilhamy memberikan tips bagi para calon jemaah wanita, diantaranya mengetahui tentang siklus haid ( mencatat haid pertama & berapa lama haid berlangsung, berapa kali pembalut diganti ), yang kedua memeriksakan diri ke dokter yang memang berkompeten di bidangnya dan ketiga mengikuti instruksi yang diberikan oleh tenaga kesehatan ( minum obat yang teratur ). Jadi, bunda tidak perlu khawatir lagi, karena sekarang sudah mengetahui apa yang harus dilakukan agar ibadah di tanah suci tidak terganggu dengan yang namanya datang bulan.

Salam sehat.